Impresi Setengah Tahun Menunggang Moped Ayago Kawasaki Athlete

Posted: April 5, 2013 in otomotif
Tags: , ,

Hi bro (udah kayak spidometer nu piksen aja :mrgreen: ), senang rasanya masih diberi kesehatan sama Allah dan masih diberi kesempatan untuk bisa menulis lagi di blog ecek – ecek ini. Kali ini saya akan mereview sebuah motor keluaran dari pabrikan geng ijo Kawasaki, yaitu AX125B alias Athlete. Yup, moped ayago keluaran geng ijo ini memang sekilas tampak aneh dengan desainnya yang bergaya cross over. Mindset orang tentang motor ayago kalau bukan Satria Fu, ya Sonic seakan membuat enggan para konsumen untuk meminang moped ayago keluaran Kawasaki ini. Keberadaan ayago milik Honda dan Suzuki ini memang tidak bisa dibantahkan karena posisi mereka sebagai first mover motor ayago di tanah air. Jadi wajar saja kalau kita terbiasa dengan banyaknya populasi Satria Fu dijalan raya (Sonic sudah langka euy :mrgreen: ). Bandingkan dengan populasi Athlete yang bisa dikatakan sangat jarang, bahkan dalam satu kota bisa dihitung dengan jari jumlah populasinya.

bisnis tiket pesawat

Tapi semua permasalahan diatas tidak membuat saya goyah untuk meminang rondo (bekas) Kawasaki Athlete. Kenapa saya meminang rondo, ya karena dana saya masih cukup buat meminang rondonya saja bro πŸ˜† . Pekerjaan saya yang masih berstatus karyawan di perusahan bisnis tiket pesawat sementara ini masih cukup buat nebus sang rondo Kawasaki Athlete. Halah kok malah curhat :mrgreen: . Kawasaki Athlete yang saya pinang adalah motr lansiran tahun 2009 dengan warna hitam kombinasi hijau khas pabrikan genk ijo. Impresi pertama saya mengendarai motor ini adalah berat dan seperti understeer, mungkin karena saya terbiasa mengendarai motor bebek jadi masih beradaptasi. Memang desain shock depan yang full fork ini untuk yang belum terbiasa mengendarainya akan terasa berat. Tapi semua itu akan terbayar lunas saat kita merasakan kestabilan moped ayago geng ijo ini.

Dengan desain full fork dan monoshock semi horizontalnya handling kawasaki Athlete memang bisa dikatakan paling stabil di kelas moped 125cc. Hal menarik lain yang membuat saya kepincut adalah bagasi luas dan bisa buat nyimpen jas hujan, maklum cuaca lagi nggak menentu bro. Dengan desain body ramping tapi berbagasi luas, tentu saja desainer Kawasaki merombak penempatan tanki BBM menjadi didepan, tepat diatas tulang rangka depan. Ini tentu saja memberikan nilai plus bagi seorang biker. Hari gini isi bensing masih buka jok?? Gak gaul bro hahahaha… (piss ya buat yang masih buka jok πŸ˜€ ). Kemudian dari segi akselerasi, Kawasaki Athlete termasuk paling lemot di kelasnya untuk urusan akselerasi. Tapi jangan ditanya kalau sudah menginjak RPM tinggi dan trek lurus wes nafase dowo – dowo (panjang – panjang) bro. Banyak yang mengklaim bahwa top speed Athlete ini bisa mencapai 120km/jam on speedo, kalau saya kok baru ngalamin 115km/jam apa motor saya yang lemot ya xixixi.

Tapi terlepas dari itu semua, saya sangat menyayangi motor ini (ya iyalah wong punyane cuma itu bro πŸ˜† ). Bukan karena apa – apa brosis, perusahaan bisnis tiket pesawat yang menjadi tempat kerja saya jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah, hanya 7-8km saja. Dengan waktu tempuh kurang dari 15 menit buat apa top speed kencang – kencang. Tapi kalau ada yang manas – manasin kadang kepancing juga akhirnya betot gas juga hehehe. Ok, brosis sekian sharing atau lebih tepatnya dibilang curhatan saya tentang Kawasaki Athlete 125cc. Sampai bertemu di artikel selanjutnya, Wassalamu’alaikum.. πŸ™‚

Advertisements
Comments
  1. omanfaqod says:

    yeeaacch..salam kenal mas bro,hahaha

  2. touringrider says:

    salam kenal juga yaaa..hehehehe

  3. zz says:

    Sedikit curhat dlu msh standart bisa lari smp 120 sek pake CDI BRT lari 110 aja kayanya udah kenceng bgt mas brrooo,pokoknya athlete β•šΒ»mΜ…Μ²ΙΰΈ—Ο„Μ…βˆ‚p«╝

    Bahas lg dong athletenya…

    Oiya ada club ƍÀΒͺξš• yaaa didepok..???

    • hahaha, kenapa pakai CDI aftermarket bro. CDI bawaan athlete kan sudah unlimitter juga. raungan RPM di CDI ORI sama CDI bawaan juga mentok di angka yang sama kok. di tunggu next artikel ya bro bahas athletenya. BTW ane di kediri jatim bro, coba cek di fanpage fbnya athlete pastinya ada orang depok πŸ™‚

  4. tengku muhammad helmy says:

    athelete punyaku bisa lari sampe 150km/jam on speedo…

    maknyos…

  5. Zr rider kndal says:

    Kediri nya mna gan, sodara q di tawang, wates.

  6. 8km? deket… ane naek motor tua sejauh 35km perhari 70km. motor tua oh motor tua…

    😦

  7. Vian says:

    ada masalah-masalah gk? ama athlete?
    soalny ban pabrikanny gampang rusak

    • kalau ban bawaan pabrik emang sering gelembung gan, udah ane ganti sama merk lain alhamdulillah sudah enakan gan πŸ™‚

      • arisha says:

        alo agan2 athlete πŸ˜€ gan kumpul2 anak mtor athlete ndek mana ikut dunk gan …. itung2 refresing shering sapa tau dapet ilmu sana kemari yoi g bray ….. πŸ˜€ kalo ada w.a gan 085655111116 thanks gan …. kediri ngronggo gan saya

      • woh, kediri juga to bro? ayolah kopdar cuman ya itu susah juga kalau nyari rider athlete disini. rata2 mereka udah berumur semua. kalau nganggur samperin ane aja di seputaran setono gedong πŸ™‚

  8. […] ini termasuk “ora umum” juga,to…? nyomot milik #slikurewustyle makerΒ  […]

  9. […] jasa calo untuk nembak KTP biar lancar ngurusnya. Ribet bro kalau harus nyamperin pemilik lama si Ijo. Lha wong pemiliknya rumahnya daerah Nglegok, Blitar sana kok. Sebenernya bisa sih minta tolong […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s