Perjuangan Mencapai Pantai Teleng Ria Pacitan Bersama Si Semox

Posted: April 16, 2013 in touring, wisata
Tags: , , ,

Semangat pagi bro…!!! gimana kabarnya hari ini? Seomga tetap sehat, tetap semangat supaya tetap bisa jalan – jalan dan makan – makan (tag line nya pak Bondan :mrgreen:). Ok bro sekalian kali ini saya akan sedikit berbagi cerita pengalaman saya saat berkunjung ke Pantai Teleng Ria, Pacitan. Sebenernya sudah agak lama sih, beberapa bulan sebelum istri saya “isi” :mrgreen:. Saat itu hari minggu seperti biasa saya ada di Ponorogo, sudah rutinitas saya dulu sebelum saya boyong istri saya ke Kediri setiap sabtu sore saya pulang ke Ponorogo dan balik ke Kediri pada senin pagi. Minggu pagi itu agak males sebenernya, pengen istirahat saja dirumah. Tapi istri katanya pengen ke pantai, ya sudah akhirnya mengingat – ingat pantai yang paling dekat saya putuskan untuk ke Teleng Ria saja.

bisnis tiket online

Si Semox Pose sama Istri 😀

Setelah mandi, ganti baju dan sarapan saya pun memanasi mesin si Semox (julukan Honda Spacy FI saya). Cek kelengkapan dan perlengkapan kami pun berangkat menuju ke Pacitan. Pacitan terletak di arah sebelah selatan kota Ponorogo, tepatnya berbatasan langsung di bagian selatan dan barat. Bermodalkan ilmu feeling (mlarat gak duwe GPS bro :twisted:), saya pun menyusuri jalan arah menuju Pacitan hanya dengan membaca plang penunjuk jalan saja. Saya sih gak hafal ini daerah mana, desa apa yang pasti jalan menuju ke Pacitan ini jalannya kecil. agak rusak dan rusak parah 😀 . Sempat beberapa kali si Semox dipaksa menghajar lubang dijalan gara – gara menghindari lubang lain. Wes pokoke sing juara slalom mesti seneng kalau di sini bro :mrgreen:.

Topografi alam selatan Ponorogo yang berbukit menghasilkan jalanan dengan kelokan, tanjakan dan turunan yang lumayan menantang. Setelah sekitar 1,5 jam kami pun mulai masuk daerah Kabupaten Pacitan. Jarak dari perbatasan ke kota Pacitan sekitar 30km lagi, tapi dengan medan yang agak berat bagi si Semox kombinasi jalan sempit, rusak, dan nanjak membuat jarak 30km itu terasa jauh. Belum lagi istri saya sempet mabuk perjalanan gara – gara jalanan yang naik turun dan berkelok – kelok. Akhirnya ya leren dulu di sebuah warung kosong pinggir jalan milik warga sekitar sebelum melanjutkan perjalanan.

bisnis tiket online

Selamat Datang Di Pacitan

Setelah cukup langsung tancap gas lagi menuju pusat kota Pacitan. Tidak sampai 30menit akhirnya sampai juga di kota kelahiran Presiden RI sekarang pak SBY, yup Pacitan kota 1000 Goa. Mampir dulu di indomerat buat beli air minum dan cemilan, langsung lanjut ke Teleng Ria. Pantai ini terletak di sebelah barat kota Pacitan kalau tidak salah (gak ngerti lor kidul bro 😛 ). Masuk ke area pantai membayar retribusi 13ribu (kalau tidak salah) dua  orang termasuk satu motor. Nyari parkiran yang teduh, ganti baju, dan voilaaa..maen air laut :mrgreen: . Pantai Teleng Ria ini ombaknya gede bro, khas ombak pantai selatan Pulau Jawa. Tapi meskipun begitu banyak orang juga yang berenang, jan ora safety blas 👿 . Meskipun ada life guardnyayang mengendarai bebek trail (sayang gak sempet foto) tapi ya tetap saja gak bisa ngawasin sepenuhnya. Lha wong pengunjunge sak dabrek bro.

bisnis tiket online

Pantai Teleng Ria, Pacitan

bisnis tiket online

Coper Boi 😆

bisnis tiket online

Pentol I’m In Love 😛

Capek kejar – kejaran sama ombak, akhirnya laper juga. Mulai deh bongkar bekal yang dibawa tadi eh ternyata masih kurang, wal hasil nyemil pentol wae sing murah 😀 . Setelah puas menikmati panorama alam Pantai Teleng Ria kami pun segera ganti pakaian dan bergegas pulang meninggalkan pantai. Di perjalanan pulang rasa laper menyerang lagi. Tapi, karena istri pengen cepet sampe rumah akhirnya ya ditahan juga lapernya sampe di rumah 😦 . Alhamdulillah setelah 2,5jam perjalanan sampai juga dirumah Ponorogo, langsung sholat dan makaannnn…. 😀 .

Itulah pengalaman saya berwisata di Pantai Teleng Ria, Pacitan. Sebenarnya potensi alam di Pacitan ini sangat besar, terlihat dari banyaknya objek wisata di tempat ini. Cuma, memang kurang di maksimalkan saja sebenarnya. Coba saja bangun bandara di tempat ini, pasti bakalan rame dan pelaku bisnis tiket online juga bakal kena imbasnya (ngarep.com :mrgreen:). Tapi, ya gak mungkin juga lha wong Pacitan dikelilingi gunung, ntar malah ada kejadian gunung salak ke – 2 , ke – 3 wes naudzubillah min dzalik lah bro. Sekian artikel hari ini, yang mau ke Pacitan pokoke tetap berhati – hati dan safety first, Wassalamu’alikum.. 🙂

Advertisements
Comments
  1. ochimkediri says:

    wiiiih asik yo,tapi adoh sampe 2,5 jam perjalanan….

  2. Abu Farros says:

    pingin petol le rek … ngarep ketularan i’am in lope opo wi … pokoe lope …

  3. touringrider says:

    wah… saya malah belum pernah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s