Ngaji Online – Yang Tidak Meyayangi Tidak Akan Disayangi

Posted: April 19, 2013 in Uncategorized
Tags: , , , ,

Semangat Jum’at Barokah brosis 🙂  . Berhubung hari ini hari Jum’at yang notabene menjadi sayyidul ayyam bagi umat Islam, maka saya akan posting artikel tentang siraman rohani (mendadak ustadz). Meskipun saya belum bisa melakukan semua yang saya tulis nanti, dan masih banyak sekali kekurangan dalam diri saya tapi setidaknya tulisan ini nanti bisa digunakan untuk pembelajaran kita bersama. Ok mari kita mulai ngaji onlinenya brosis. Kali ini saya akan membahas tentang menyayangi sesama makhluk.

bisnis tiket online

Yup, memang dalam kehidupan kita sehari – hari kadang kita termasuk orang yang kurang mengerti apa itu kata menyayangi. Yang kita menyayangi adalah hanya kepada keluarga, saudara, dan teman saja. Tapi perlu kita ketahui brosis bahwa makhluk Allah itu bukan hanya dari lingkup mereka saja dan bukan cuma manusia saja. Terus bagaimana cara kita untuk bisa mengerti apa itu arti menyayangi? .Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh  Bukhari dan Muslim menceriitakan bahwa suatu ketika Rasullah saw mencium cucunya Hasan bin Ali ra. Sedangkan disamping beliau saw ada Aqra’ bin Habis At-Tamimi, lalu Aqra’ pun berkata “sesungguhnya aku mempunyai sepuluh anak, tapi tak satupun yang pernah aku cium”. Rasulullah saw melihat Aqra’ seraya berkata “Barang siapa yang tidak menyanyangi maka tidak akan disayangi”. 

Pada jaman kekhalifahan Umar bin Khattab ra, beliau hendak mengakat seseorang menjadi pemimpin dari kaum muslimin, tapi sebelum dia mengangkat orang itu Aqra’ berkata “wahai Amirul Mi’minin, sesungguhnya orang itu tidak pernah mencium anaknya”. Mendengar perkataan Aqra’, Umar bin Khattab pun membatalkan niatnya untuk mengangkat orang itu menjadi pemimpin kaum muslimin dan berkata “jika dirimu tidak meyayngi anak – anakmu, lalu bagaimana mungkin kamu akan menyayangi orang lain? Demi Allah aku tidak akan mengangkatmu menjadi pemimpin”.

Nah, dari riwayat diatas bisa kita simpulkan bahwa belajar menyayangi yang paling tepat adalah dimulai dari lingkup keluarga kita brosis. Bagaimana kita menciptakan rasa saling menyayangi antar anggota keluarga. Karena pendidikan pertama yang akan didapat oleh anak – anak kita nantinya adalah dari keluarga. Lingkungan keluarga sangat mempengaruhi tumbuh kembang perilaku dan sifat anak kita nanti. Bila sedari kecil sudah kita ajarkan rasa saling menyayangi, InsyaAllah seiring dengan waktu dia juga akan tumbuh menjadi pribadi yang penyayang juga.

Begitu juga sebaliknya, bila sejak kecil anak – anak kita sudah mendengar maupun melihat ketidak harmonisan dalam lingkungan keluarga, dengan tanpa sengaja kita telah menanamkan mindshet bahwa keluarganya tidak harmonis dan akan meniru apapun yang dia lihat dari sebuah ketidak harmonisan itu. Ini bisa berakibat pada perubahan sikapnya, dan bukan tidak mungkin dia akan mencari pelarian di dunia luar. Di dunia luar ini lah dia akan berjumpa dengan banyak orang dengan banyak karakter. Iya kalau dia bertemu dengan orang yang penyayang kalau ketemu orang psycho? Naudzubbillah min dzalik brosis.

Maka dari itu mari kita tanamkan rasa kasih sayang sejak dini, dan menjelaskan bahwa kasih sayang itu tidak hanya kepada orang – orang terdekat mereka saja. Bukankah semua orang muslim yang beriman itu saudara kita brosis? Dan bagi mereka yang non muslim bukankah mereka juga makhluk Allah brosis? Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menyayangi mereka meskipun kita tidak mengenal mereka. Ambil saja contoh, bila pada suatu saat ada yang mengeluh sedang menganggur, ajak saja dia berbisnis. Bisni yang modalnya kecil saja tentunya, bisnis tiket online misalnya kan gak masalah. Berbagi dan saling menyayangi itu bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja brosis.

Di hari Jumat yang penuh barokah ini marilah kita menebarkan kasih sayang brosis. Sebagaimana sabda Rasulullah saw yang tidak menyayangi maka tidak akan disayangi. Mulailah dari diri sendiri, mulailah dari yang kecil, dan mulailah dari sekarang. Ayo cepet budal jumatan bro :mrgreen: …Wassalamu’alaikum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s