Telaga Sarangan, Pesona Wisata Di Lereng Gunung Lawu

Posted: April 20, 2013 in wisata
Tags: , , ,

Semangat weekend brosis… πŸ˜› udah sabtu aja nih. Seperti biasa weekend gini paling enak ngomongin liburan atau apalah yang berhubungan (jiah berhubungan :mrgreen:) dengan wisata. Kali ini athleteriders akan menceritakan pengalaman berwisata dadakan ke Telaga Sarangan. Kenapa dibilang dadakan ya liat aja ntar kelanjutannya bro πŸ˜€ . Pada hari minggu seperti biasa saya ada di rumah istri di Ponorogo. Rencananya memang pagi itu saya mau bikin surprise buat ngajak istri ke Telaga Sarangan, tapi istri malah punya rencana mau maen ke kostan adiknya di Madiun. Ya sudahlah manut saja, daripada gak jalan sama sekali.

bisnis tiket online

Telaga Sarangan, Magetan

Berangkat dari rumah Ponorogo sudah agak siang, dengan memakai jasa si Semox saya pun ngegas ke arah Madiun. Mampir SPBU dulu buat isi oplosan oplosan oplosan (halah malah nyanyi :P). Apa itu oplosan, begini brosis dulu waktu pertamax masih di bawah 10ribu per liter saya isi si Semox dengan pertamax campur premium dengan perbandingan pertamax 20ribu, premium 10ribu. Tapi saat pertamax mencapai harga 10ribu bahkan lebih akhirnya ya ngisine premium wae brosis :mrgreen: . Baiklah kembali ke cerita, setelah isi BBM langsung melanjutkan ke perjalanan ke Madiun.Β 

Sampai di kostan adik istri saya, kamipun ngobrol ngalor ngidul dan guyon – guyon karena memang sudah agak lama gak ketemu selain itu juga nganter uang bulanannya. Setelah dirasa cukup kami pun pamit buat pulang. Bukannya pulang, saya malah mengarahkan si Semox ke arah Magetan. Istri bingung dan tanya “yah, sampeyan ki arep nyang ngendi” (yah, sampeyan itu mau kemana sih). Saya senyum aja sambil bilang “ada deh”, dan terus melanjutkan ngegas si Semox. Lewat ring road Madiun kami terus mengarah ke kota Magetan. Sampai di gapura selamat datang kota Magetan tiba – tiba hujan dengan intensitas sedang turun yang membuat kami harus minggir sebentar untuk mengenakan jas hujan.

bisnis tiket online

Telaga Wahyu alias Telaga Wurung

Setelah sampai kota, saya ambil ke arah barat karena memang Telaga Sarangan ini berjarak 16km dari arah barat pusat kota Magetan. Sepanjang jalan menuju Telaga Sarangan ini kami disuguhi pemandangan khas landscape pegunungan. Di kiri jalan menuju Telaga ada beberapa kebun starwberry dan ada telaga juga yaitu Telaga Wahyu atau ada yang bilang Telaga Wurung. Sampai di gerbang masuk Telaga Sarangan kami membayar retribusi 20ribu kalau tidak salah. Langsung tancap ke arah telaga, ternyata meskipun bukan musim liburan sekolah pada hari minggu banyak juga pengunjung dari luar kota. Terlihat dari bus – bus, mobil pribadi, dan motor yang berplat nomor dari luar daerah.

bisnis tiket online

Debit Airnya Pas Tinggi Bro

Hawa dingin yang sedari memasukin kawasan ini lumayan juga buat saya yang saat itu cuma pakai celana jeans 3/4 (jangan ditiru). Kami pun berkeliling menuju ke Telaga yang luasnya sekitar 30 hektar dengan kedalaman 28meter ini. Banyak sekali pedagang disini yang menjual berbagai macam souvenir, kuliner, maupun hasil bumi. Disamping itu disini juga banyak di sewakan penginapan dari yang murah sampai yang mahal ada (sayang dulu gagal mau hanimun disini 😦 ). Selain penginapan bagi pengunjung yang gak pengen capek jalan kaki mengelilingi telaga yang luas ini, bisa menggunakan jasa persewaan kuda, perahu boat maupun perahu pancal dengan tarif 40ribu untuk satu kali putaran. Kalau saya sih cukup jalan kaki wae brosis, lebih sehat dan terlebih lagi adalah irit :mrgreen:

bisnis tiket online

Sate Kelinci, Jangan Di Ingat Harganya 😈

Kuliner khas di tempat wisata ini adalah sate kelinci. Bisa brosis bayangkan menikmati alam yang sejuk disertai dengan menikmati seporsi sate kelinci yang dibanderol 8ribu rupiah untuk 10tusuk dan 10ribu per porsinya. Tapi kemarin entah orangnya yang salah hitung atau memang saya yang bodo 2porsi sate kelinci tambah 2gelas teh anget kok jadinya Β 33ribu 😈 . Tapi ya gak apa – apa wis buat pembelajaran kalau 1 ditambah 1 itu gak selalu hasilnya dua :mrgreen:. Setelah lelah mengelilingi telaga dalam satu kali putaran, kami pun kembali ke parkiran tak lupa kami membawa oleh – oleh untuk orang rumah berupa sayur – mayur (oalah blonjo sayur wae teko Sarangan to mas..mas..) :mrgreen:.

bisnis tiket online

Oleh -oleh sayur mayur πŸ˜›

Skip langsung ambil si Semox dan langsung ngegas balik ke kota Ponorogo. Di tengah perjalanan sempat ketemu hujan lebat lagi tapi ya wes nekat saja udah pakai jas hujan ini. Kalau boleh berandai – andai misalkan Lanud Iswahyudi, Madiun dibuka untuk penerbangan komersil, bukan tidak mungkin Telaga Sarangan akan lebih banyak dikunjungi oleh pelancong dari mana saja. Bisnis tiket online juga mungkin akan menjamur di kota ini πŸ™‚ . Sekian dulu artikel weekend kali ini brosis. Mau ke Telaga Sarangan? monggo saja brosis asalkan pake jaket yang tebel soale uadem… πŸ˜› . Wassalamu’alaikum…

Advertisements
Comments
  1. ochimkediri says:

    wenaaaakk…kencan rek

  2. touringrider says:

    nginepe murah kok… tapi kok keblondrok satene?? mengkelno

  3. awan says:

    bro, performa athlete buat dipake nanjak gimana?
    soalnya ini ada rencana mau ke tawangmangu pake athlete..

    • kalau nanjaknya lumayan ekstrim agak payah bro, athlete kalah diputaran bawah soalnya. tapi bisa diakali dengan ganti final gearnya pake punya ninja 150, bawahnya pasti lebih hidup tapi konsekuensinya di top speed kurang CMIIW

  4. […] mamanya tentu. Pernah sih pas hamil beberapa bulan Axer ajak maen deket rumah Ponorogo, pas itu ke Sarangan sama ke Ngebel (kalau yang ini lokal Ponorogo sih). Setelah itu bisa dikatakan sudah tidak pernah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s