Nila Bakar Dan Telaga Ngebel, Kolaborasi Klop Icon Wisata Ponorogo

Posted: May 9, 2013 in wisata
Tags: , , , , ,

Hoaaahhhmmmmm…udah beberapa hari gak update blog, lagi gak ada bahan bro :mrgreen:. Hari ini banyak yang libur yak, tapi ane malah masuk aja nih nasib jadi kuli :D. Oke, bro dan sis dalam kesempatan (alah kesempatan, dana umum kalee :lol:) ini Axer akan menceritakan pengalam liburan pada waktu masih sering ke Ponorogo dulu. Lha sekarang kenapa gak sering ke Ponorogo? ya karena istri sudah di boyong ke Kediri jadi jarang deh melanglang buana ke bumi reyog. Skip, Ponorogo memang terkenal dengan budayanya dan kesenian khas jawa yang kental. Tapi selain itu Ponorogo juga mempunyai destinasi – destinasi wisata yang tak kalah menarik dengan daerah lain. Salah satunya yang paling terkenal adalah Telaga Ngebel.

bisnis tiket pesawat

view telaga ngebel

Yup, salah satu icon wisata kota reyog ini memang sudah terkenal sebagai trademark Ponorogo. Belum ke Ponorogo kalau belum mengunjungi tempat ini :mrgreen:. Seperti biasa saya ke Ponorogo setiap weekend karena istri belum mau di boyong ke Kediri pada waktu itu. Setiap saya pulang ke Ponorogo istri saya selalu mengajak jalan – jalan entah itu hanya muter – muter dalam kota atau ke luar kota. Seperti pada hari itu dia ngajak Axer jalan – jalan, tapi karena pada waktu itu usia kandungan sudah agak besar jadi Axer gak bisa ngajak istri jalan jauh. Alternatifnya ya ke tempat wisata domestik saja, dan langsung milih Ngebel. Prepare barang yang mau dibawa, ngecek si Semox dan langsung ngegas ke Ngebel.

bisnis tiket pesawat

ngebel lagi

Telaga Ngebel terletak di Kecamatan Ngebel, sekitar 30km dari pusat kota Ponorogo. Terletak di kaki gunung Wilis membuat udara dan suasana di tempat ini sejuk khas udara pegunungan. Menurut legenda sih telaga ini dihubungkan dengan seekor naga yang bernama Baru Klinthing yang sedang bersemedi dan tidak sengaja di temukan warga desa dan akan dimakan. Tapi naga itu berubah menjadi seorang anak kecil yang mendatangi warga desa dan mengadakan sayembara dengan menancapkan sebatang lidi ke tanah tapi tak seorangpun yang mampu mencabutnya. Anak kecil jelmaan Baru Klinthing itu kemudian mencabut lidi itu dari tanah dan lubang bekas tancapan lidi itu mengeluarkan air dengan bau menyengat (ngebel). Air itu keluar terus menerus dan menggenang menjadi sebuah telaga, dan dinamai telaga ngebel.

Back to topic, jalan menuju tempat ini tergolong nyaman, hanya ada beberapa ruas jalan saja yang rusak karena dilewati truk – truk pengangkut pasir. Menjadi salah satu jalan yang Axer gemari karena banyak spot corneringnya πŸ˜€ (kalau kesana pake athlete muak nyus). Kalau sedang musim durian di kanan kiri jalan menuju telaga banyak warga sekitar yang berjualan durian. Konon katanya durian Ngebel ini muantab rasannya bro, tapi saya gak pernah nyoba lha wong ra doyan duren :D. Sebelum samapai di pintu masuk telaga kita akan melewati PLTA ngebel dimana sebagai salah satu pemasok aliran listrik di wilayah ini. Masuk di kawasan wisata ini hanya dikenakan retribusi 5000rupiah saja per orang dan 2000 untuk motor. Untuk menuju dermaga telaga kita harus ngegas lagi karena jaraknya cukup jauh kalau jalan kai, sekitar 1km-an.

 

Kalau pas hari libur seperti ini banyak sekali dijumapai muda – mudi yang lagi mojok di pinggir telaga (untuk Axer gak gitu pas masih muda dulu :mrgreen:). Di tepi telaga ini juga banyak dijumpai keramba – keramba ikan air tawar milik penduduk. Deretan rumah makan yang menyajikan makanan khas tempat ini yaitu Nila Bakar. Sampai di dermaga telaga Ngebel suasananya rame, maklum pas hari minggu. Di dermaga ini kita bisa naik kapal fery mini atau speed boat untuk mengelilingi telaga. Kapal fery mini ini tarifnya 5000/orang untuk satu kali putaran dan speedboat 40ribu satu kali putaran. Kalau saya biasanya naik kapal fery saja, selain murah juga bisa menikmati pemandangan dengan santai gak keburu – buru kayak naik speedboat.

bisnis tiket pesawat

pas narsis di PLTA Ngebel sama si ijo

bisnis tiket pesawat

ayo lang ayo lang :mrgreen:

Di sekitaran dermaga ini juga terdapat beberapa fasilitas permainan anak, tapi sayang agak kurang terawat tapi masih terlihat bagus kok. Ada flying foxnya juga, ada kandang merak dan yang pasti ada bakul pentol :lol:. Katanya di ngebel ini ada air terjunnya yang menghubung langsung ke air terjun Sedudo di Nganjuk, tapi saya belum pernah ke tempat air terjunnya itu karena akses jalannya agak sulit. Setelah puas bersantai di dermaga Axer bersama istri puter balik buat makan soale laper. Ada satu tempat langganan saya disini namanya warung lesehan Manunggal Roso ndak tau kenapa saya ngerasa cocok sama masakan yang ada disini.

bisnis tiket pesawat

5000 vs 40.000 πŸ˜†

bisnis tiket pesawat

hanya ilustrasi, yang asli udah masuk perut πŸ˜›

Langsung pesen 2 porsi nila bakar dan minumnya yang anget – anget aja soale agak dingin udaranya. Pilih tempat paling pinggir biar bisa liat langsung ke telaga, wes jiiiaannnn gayeng tenan brosisi utang – utang lali kabeh rasane :mrgreen:. Pesanan datang yang berisi nasi satu bakul, urap – urap, lalapan, sambel, dan pastinya si nila bakar. Gak sampe 30menit udah ludes semua, maklum kelaparan :P. semua menu yang saya pesan tadi harganya sekitar 35ribu untuk 2 orang, murah to? Bayar, langsung cabut pulang ke rumah dengan perasaan plong dan bersyukur karena masih bisa diijinkan jalan – jalan dan menikmati alam ciptaan Allah yang maha indah. Buat brosis yang mau maen ke Ponorogo, telaga ngebel ini bisa dijadikan referensi tujuan wisata karena memang tempatnya muak nyoss. Semoga berguna brosis, selamat berlibur, keep safety riding dan Wassalamu’alaikum…

Advertisements
Comments
  1. ochimkediri says:

    wiiiih mending numpak prahu getek wae ngubengi telaga…
    iwake pye rasane??

  2. Erit07 says:

    Telaganya bener2 mempesona…

  3. touringrider says:

    bisnisnya di mana om? kapan2 ane samperin deh.

  4. […] sih pas hamil beberapa bulan Axer ajak maen deket rumah Ponorogo, pas itu ke Sarangan sama ke Ngebel (kalau yang ini lokal Ponorogo sih). Setelah itu bisa dikatakan sudah tidak pernah lagi jalan-jalan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s